Inilah Beberapa Sejarah Indonesia yang Sengaja dipalsukan Oleh Yahudi. Baca dan Sebarkan!

Inilah Beberapa Sejarah Indonesia yang Sengaja dipalsukan Oleh Yahudi. Baca dan Sebarkan!. Sejak di Sekolah Dasar nilai-nilai dan pengetahuan tentang sejarah negeri ini mulai di ajarkan, dan berlanjut hingga Sekolah Menengah Atas. Namun setelah masuk di perguruan tinggi sebagian orang mulai berfikir mengenai sejarah asli Indonesia ini.



Mungkin anda tidak menyangka kalau sejarah Indonesia ternyata menjadi salah satu korban konspirasi Yahudi ? Tapi inilah kenyataannya, banyak fakta-fakta tentang Indonesia yang mereka (kolonial Belanda/VOC) gelapkan demi misi mereka mengkristenisasikan Indonesia. Tidak hanya lika-liku Islam di Indonesia, tetapi juga biodata tokoh pejuang yang mereka rahasiakan.
Dalam kesempatan ini, saya ingin membeberkan kebenaran yang sebenarnya tentang Indonesia, simak berikut ini :

Versi palsu :

1. Islam masuk ke Nusantara baru pada abad ke-13 Masehi yang dibawa para pedagang dari Gujarat, India.

2.Snouck Hurgonje merupakan peneliti Islam Belanda yang masuk Islam dan belajar di Mekkah, serta mengubah namanya dengan Abdul Ghaffar.

3. Kerajaan pertama di Nusantara adalah kerajaan Hindu Tarumanegara yang berdiri pada abad ke-4 Masehi di Jawa Barat.

4. Kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan kerajaan-kerajaan kecil yang tidak mempunyai pengaruh.

5. Invasi penjajah Portugis, Spanyol dan Belanda tidak ada kaitannya dengan misi Salib. Penyebaran agama Kristen dilakukan dengan damai dan penuh cinta kasih.

6. Kerajaan Aceh Darussalam tidaklah besar dan kekuasaannya tidak mencapai atau tidak sampai seluas melebihi wilayah Asia tenggara.

7. Maluku dan Ambon merupakan wilayah kristen.

8. Fatahillah adalah orang pertama yang mengislamkan Jakarta.

9. Nama asli Pattimura adalah Thomas Matullesy, lahir di Saparua dan beragama Kristen.

10. Si Simangaraja XII merupakan Raja Batak yang beragam Palbegu, agama leluhur orang batak.

FAKTANYA :


1. Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-7 M, dibawa oleh para pedagang Arab, langsung dari Mekkah. Ada bukti yang sangat mendukung, salah satunya banyak temuan arkeolog yang menyebutkan di tahun 674 M telah berdiri satu kampung Islam di pesisir Barat Sumatera Utara yang bernama Barus. Bahkan salah satu raja Sriwijaya Budha yang bernama Sri Indrawarman yang masuk Islam.

2. Snouck Hurgonje tidak pernah masuk Islam. Dia hanya berpura-pura sebagai Muslim. Saat meninggal, ia dikubur dengan prosesi Kristen.

3. Kerajaan Nusantara pertama adalah kerajaan Salakanagara yang berdiri di pesisir Utara Jawa Barat pada abad ke-1 M.

4. Kerajaan Islam di Nusantara merupakan kerajaan-kerajaan besar, bahkan kekuasaanya lebih besar dari imperium kerajaan Hindu. Salah satunya adalah kerajaan Aceh Darussalam yang kekuasaannya hampir mencapai Turki. Kerajaan ini menyatukan diri dengan kerajaan Turki Utsmaniyah, buktinya bisa dilihat pada bendera Aceh tempo dulu yang tidak jauh dari bendera Turki Utsmaniyah.

5. Invasi penjajah Portugis, Spanyol dan Belanda tidak lepas dengan penyebaran misi salib. Dilakukan dengan jalan kekerasan, pembantaian, pemaksaan dll. Hal ini diakui oleh banyak sejarawan barat.

6. Kerjaan Aceh Darussalam sangat mendunia. Willfred Cantwell Smith dalam bukunya Islam in Modern History menyebutkan kalau Aceh merupakan 1 dari 5 kerajaan Islam yang merupakan tonggak Muslim saat itu.

7. Maluku merupakan wilayah Islam, daerah ini sudah di datangi pedagang Arab dua setengah abad lebih dulu dari katolik. Nama Maluku berasal dari bahasa Arab ‘Al-Mulk’ yang memiliki arti ‘Tanah Para Raja.

8. Orang pertama yang mendakwahkan Islam di Jakarta adalah Syekh Quro, yang dibantu oleh ulama lain seperi Datuk Ibrahim.

9. Pattimura merupakan marga Muslim, dengan nama asli Ahmad Lussy, lahir di Bacan. Merupakan bangsawan dari kerajaan Islam Saluhau.

10. Si Simangaraja XII merupakan Islam tulen. Cap kerajaan dan benderanya sangat lengket dengan ornamen-ornamen Islam.

Sumber : Suratkabar.co
Advertisements

7 comments

  1. apakah kebenaran atas nama islam masih diterima d dunia ini ??

    para aktivis demokrasi bersikap,,, apa yg dari mereka adalah benar,,,,
    tapi apa yg menyangkut islam dianggap tidak benar,,,,, mereka mengaku demokrasi,,,,, tapi tidak boleh berbeda, dan tidak peduli dengan akar sejarah umat islam dimanapun berada

    itu yg saya lihat dimana mana sekarang ini
    islam diposisikan penjahat,, atas nama demokrasi

    Like

  2. Mohon maaf saya sampaikan kepada yang memposting pada dasarnya sy percaya dg postingan diatas namun mungkin ada kesalahan pengetikan kalau kalau islam masuk nusantara pada abad 1 M sementara islam itu sendiri lahir pada abad ke 6 M,.. mungkin yang dimaksud adalah abad ke 1 H,… ( M=Masehi H=Hijriyah ) terima kasih.

    Like

  3. Mohon maaf saya sampaikan kepada yang memposting pada dasarnya sy percaya dg postingan diatas namun mungkin ada kesalahan pengetikan kalau kalau islam masuk nusantara pada abad 1 M sementara islam itu sendiri lahir pada abad ke 6 M,.. mungkin yang dimaksud adalah abad ke 1 H,… ( M=Masehi H=Hijriyah ) terima kasih.

    Like

  4. Justru banyak fakta Anda yg salah .
    Fakta 1 , hanya didasarkan pd adanya nama kampung Barus yg sama dg nama minuman yg ada di Al Qur'an. Sy melihat tayangannya di TV dan dasar ilmiahnya sangat dangkal.
    Fakta 2 , Snouck Hurgonje mmg beragama Islam , bahkan dia sdh berhaji . Sy pernah membaca buku karangannya ttg sejarah Nabi Muhammad yg diterbitkan oleh anak cucunya di Bandung ( th 1980-an). Soal dia membela Belanda ( tdk umat muslim Aceh ) , itu urusannya . Dan soal dia mati dikubur secara Kristen itu urusan keluarganya .
    Fakta 3 , Kerajaan pertama di Indonesia adl Kutai Kartanegara . Itu berdasarkan bukti prasasti , bukan dongeng . Dan setahu sy blm ada prasasti yg lebih tua .
    Fakta 4 , Kerajaan Aceh Darusalam mmg cukup besar , dia bisa menguasi daerah sampai Malaka ( Malaysia ), tp tdk sampai Turki . Krn jk sampai Turki dia hrs melewati India dulu . Dan TDK PERNAH ADA kerajaan di Indonesia yg menaklukkan kerajaan di India . Kalau sekedar hubungan diplomatik dg Turki(surat menyurat ) , ya mmg ada , sebagaimana kerajaan Mataram Islam Jawa dg Turki, dimana Turki kasih cendera mata yg sampai skrg msh ada . Soal bendera Aceh yg mirip bendera Turki , itu krn Turki dianggap sbg kelanjutan kekhalifahan Islam , sbg mana lambang Bulan Bintang yg dipasang di kubah – kubah masjid di Indonesia.
    Itu fakta – fakta Anda yg sy tahu jelas – jelas salah . Terima kasih …

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s